Langsung ke konten utama

Tanda Tanda Gigi Keropos yang Perlu Diketahui

Gigi Keropos

Gigi yang keropos menjadi masalah yang sangat sering terjadi. Gigi keropos bisa saja muncul dengan tanda tanda tertentu. Penyebab dari munculnya masalah ini memang sangatlah banyak. Mulai dari konsumsi makanan yang tidak bersih dan lainnya. Jika masalah ini sudah timbul, maka akan muncul beberapa tanda-tandanya
Mungkin, banyak yang menganggap bahwa gigi keropos menjadi masalah yang biasa. Padahal, efek dari terjadinya hal ini tentu sangat berbahaya. Karena, bisa jadi mengakibatkan banyak hal yang berefek langsung dengan tubuh. Alangkah baiknya, anda memahami beberapa tanda yang muncul dari masalah ini. Apa saja tanda tanda terjadinya gigi keropos? Berikut akan kami ulas secara lengkap untuk anda.

Tanda Tanda Terjadinya Gigi Keropos

Tentunya, terdapat beberapa tanda yang diberikan saat gigi sudah mulai keropos. Berikut ini tanda tandanya:

Gigi Menjadi Lebih Sensitif

Jika anda merasakan gigi yang lebih sensitif, bisa jadi gigi anda sudah mulai keropos. Mengapa demikian? Karena, gigi yang keropos memiliki tingkat sensitivitas lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena adanya lapisan gigi yang mulai mengikis. Kemudian, mengakibatnya anda menjadi lebih sensitif dalam beberapa hal.
Seperti saat mengkonsumsi es batu, makanan keras dan yang lainnya. Tentu, hal seperti ini cukup banyak terjadi pada banyak masyarakat. Jika hal tersebut tetap dibiarkan, bisa saja berbahaya. Maka, saat tanda ini sudah mulai muncul alangkah lebih baiknya untuk bisa dengan segera dilakukan penanganan. Jangan sampai terlambat!

Gigi Terasa Sakit

Sudah pasti, saat gigi anda mulai keropos maka akan terasa sakit. Hal ini tentunya sangat wajar terjadi pada gigi yang keropos. Biasanya, rasa sakit ini timbul di pagi hari setelah bangun tidur. Atau, saat anda sedang mengkonsumsi makanan dan minuman.
Hal seperti ini terjadi dengan sangat cepat dan membuat anda menjadi susah dalam melakukan aktivitas. Perawatan yang diberikan tentu juga harus dengan segera. Karena, gigi yang terasa sakit bisa saja membengkak secara perlahan. Bahkan, membuat kondisi tubuh menjadi lebih menurun. Jadi, tanda yang satu ini sangat perlu untuk anda waspadai!

Gigi Mudah untuk Digerakkan

Cobalah untuk menggerakan dengan lidah bagian gigi yang terasa sakit. Apakah mudah untuk digerakan? Jika YA, dapat dipastikan gigi anda sudah mulai keropos. Biasanya,gigi yang keropos tidak hanya bagian bawahnya saja. Melainkan, banyak bagian yang memang bisa terkena keropos.
Seperti untuk bagian atas dari gigi, ataupun kiri dan kanan gigi. Jadi, cobalah untuk bisa menggerakan semua bagian dari gigi yang terasa sakit. Jika hal tersebut bisa dilakukan, sudah dapat dipastikan gigi anda keropos!

Terdapat Bagian yang Retak

Tanda selanjutnya yang sangat terlihat jelas yaitu terdapat bagian yang retak. Dalam hal ini, anda bisa melihatnya secara langsung dengan menggunakan kaca. Tentunya, jika gigi keropos akan terlihat retakannya. Namun, anda harus memperhatikan secara detail.
Karena, untuk bagian ini memang cukup sulit dalam melihatnya. Tetapi, cobalah untuk melihatnya dengan menggunakan senter lampu yang mengarah kebagian dari gigi. Atau, agar lebih jelasnya anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter. Dengan begitu, akan lebih jelas mengenai gigi anda apakah retak atau tidak.
Nah, itulah tanda tanda terjadinya gigi keropos secara lengkap. Bagaimana, sekarang anda sudah paham bukan? Jadi, jika anda mengalami beberapa tanda tersebut bisa dipastikan bahwa gigi sedang keropos. Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Bukan Cinderella: Kadang Cinta Tak Bisa Memilih

Masih inget terakhir baca bukunya Mbak Ifa Avianty yaitu dwilogi Facebook on Love yang berhasil mengaduk-aduk  emosi saya pada saat membacanya. Chapter pertama maupun yang kedua dari buku tersebut sama-sama menghadirkan sekelumit drama rumah tangga dengan segala bumbu-bumbunya. Ditambah dengan gaya penuturan mba Ifa yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada tulisannya yang pertama (pertama kali baca tulisan mba Ifa di kumcernya yang berjudul Musim Semi Enggak Lewat Depok).   Nah, kali ini ceritanya saya mau me- review novel Mba Ifa yang judulnya Bukan Cinderella . Novel setebal 215 halaman ini terbitan Noura Books, kalau gak salah dulu namanya penerbit Mizan Media Utama kemudian berganti nama menjadi Noura Books. Buku ini  memberikan catatan rekor bagi pembaca yang agak malas seperti saya, bisa menghatamkan novel ini dalam jangka waktu 3 jam saja.. saking serunya atau emang gak ada kerjaan lain, eh XD (tapi asli novelnya seru :D). ** Bukan Cinderela Apa ...

Sepuluh Muwasofat Tarbiyah

Bismillah... Ahad siang di suatu halaqah, murrabiah saya menyinggung tentang Muwasofat Tarbiyah . Saya sendiri gagal mengingat  apa yang dimaksud oleh murrabiah saya tersebut, padahal di tempat liqo sebelumnya saya pernah menerima materi itu. Duh, dengan menyadari betapa longgarnya ilmu yang mampu saya ikat, semoga duduk melingkar setiap pekan ini  bukan menjadi hal yang tak ada gunanya bagi saya. Jadi teringat kalimat salah satu sahabat Nabi Salallahu ‘alaihi wasalam, Ali bin Abi Thalib. “Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya!” begitu ujarnya. Baiklah, kali ini saya coba berikhtiar dalam belajar. Maka, saya tuliskan materi yang diberikan oleh murrabiah tentang 10 Muwasofat Tarbiyah . Menurut sumber yang saya baca, Muwasofat berasal dari kata wa-sho-fa yang artinya watak atau rupa diri. Sedangkan Tarbiyah secara umum berarti pendidikan. Sedangkan menurut Dr. Ali Abdul Halim Mahmud dalam bukunya yang berjudul Peringkat-Peringkat Tarbiyah Ihwanul Muslimin, menga...

Sekolah di Dalam Hutan

Pencarian Sekolah di Dalam Hutan Siang itu, seusai menggelar aksi penggalangan dana untuk pembangunan masjid Tolikara, Papua, saya dan seorang sahabat meluncur ke tempat tujuan kami selanjutnya. Kami akan mencari ‘sekolah di dalam hutan’. Sebuah pencarian yang sempat gagal pada  perjalanan saya sebelumnya dengan dua orang sahabat yang lain. Saat itu kami tengah mencari lokasi untuk event kegiatan sosial di bidang pendidikan. Namun karena medannya sulit dan kondisi kami pada saat itu cukup kelelahan, maka kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, dan ‘sekolah di dalam hutan’ hanya menjadi sebuah cerita dari mulut ke mulut yang tak mampu kami buktikan benar keberadaanya. Sahabat saya, Teh Ika, selalu antusias ketika menyimak cerita perjalanan kami pada saat itu. Hingga saya dan dia merencanakan sesuatu, bertekad untuk mencari sampai ketemu ‘sekolah di dalam hutan’, sebuah sekolah marginal, yang katanya, akses masuk ke desa tempat sekolah tersebut berada  har...