Langsung ke konten utama

Xperience Dulu, No Gagap Liburan Kemudian!

Gagap Liburan Setelah Punya Anak

Ada yang pernah mengalami hal sama dengan saya? Setelah punya anak dan menjadi ibu rumah tangga yang tidak bekerja di luar, rasa-rasanya kok saya jadi gagap liburan. Istilahnya agak maksa ya? Meminjam dari istilah gagap teknologi yang bisa diartikan tidak mengerti teknologi. Gagap liburan di sini artinya kurang lebih sama, tidak mengerti liburan atau tidak bisa merasakan bagaimana liburan itu sendiri.

Masalahnya, pertama, rasanya gak punya cukup waktu untuk sekedar liburan. Ngurusin kerjaan rumah, anak, dan suami menjadi prioritas utama dan hilang ingatan dengan motto masa lajang bahwa liburan adalah kebutuhan.
Kedua, gak bisa menikmati enjoynya liburan karena bagi seorang ibu, liburan hanyalah pindah tempat ngasuh. Dan ngurusin segala to do list untuk liburan hanya menambah beban saja. 


Sampai tiba masa di mana saya benar-benar merasa jenuh dan, oh, saya butuh liburan juga. Kemudian ingatq bahwa teman piknik di masa lajang dulu, sudah tidak menyimpan nama saya di daftar travelmeet mereka. Terbukti dengan tidak ada ajakan 'main, yuk!' di tiga tahun terakhir ini. Suami? Ya, dia harapan saya satu-satunya sebagai teman piknik.

Traveloka Xperience


Hal yang kemudian saya ingat yaitu aplikasi yang mendukung untuk liburan, Traveloka. Sudah lama saya menghapusnya dari perangkat gedget dan akhirnya saya install lagi. Surprise juga dengan beberapa fitur terbarunya, salah satunya yaitu Traveloka Xperience. Menu-menu yang disiapkan di #XperienceSeru mengubah pandangan sempit saya tentang liburan yang hanya berkutat tentang bepergian ke tempat wisata. 

Traveloka Xperience, apaan sih? 

Xperience merupakan salah satu fitur baru Traveloka yang di dalamnya menyajikan beberapa menu yang dapat digunakan lebih dari sekadar kebutuhan traveling. Terdiri dari 12 layanan terbaik yang bisa kita pilih. Apa saja sih? Saya coba tulis satu per satu.

Traveloka Xperience

1. Atraksi
Traveloka Xperience bukan hanya merekomendasikan tempat atraksi yang bisa dikunjungi di dalam maupun luar negeri, namun juga menyediakan layanan pembelian tiket untuk jenis atraksi tersebut.  Hal ini tentu memudahkan bagi kita, jadi tidak perlu lagi mengantri di tempat penjualan tiket untuk membelinya. 

2. Bioskop
Menonton film di bioskop akan lebih mudah dan menyenangkan dengan Traveloka Xperience. Bukan hanya tidak repot mengantri untuk membeli tiket, tapi kita juga bisa memilih waktu, tempat duduk, dan tidak khawatir kehabisan tiket film yang ingin kita tonton. 

3. Event
Dengan Xperience, jangan takut ketinggalan info seperti event konser musik, pertunjukan teater, sampai gelaran balapan motor. E-tiketnya tentu bisa didapatkan lebih awal tanpa harus mmengantri dan takut kehabisan tiket. 

4. Hiburan
Di menu hiburan, kita bisa memilih tempat hiburan keluarga atau bersama sahabat seperti tempat karaoke, ice skating, dan tempat game lainnya di kota-kota populer di Indonesia. 

5. Olah Raga
Pilih tempat olah raga terdekat di kota kita seperti swimming pool, yoga studio, dan tempat fitness sekaligus bisa langsung pesan tempatnya di Xperience.

6. Tur
Bagi yang ingin liburan tapi tidak sempat menyiapkan agenda sendiri, layanan ini sangat cocok untuk digunakan baik untuk tur seorang diri maupun rombongan. 

7. Taman Bermain
Top up kartu Funword, Terrazone, dll, atau beli voucher di taman-taman bermain pilihan jadi lebih mudah dan bermain bersama keluarga jadi lebih menyenangkan. 

8. Transportasi
Bepergian dengan mudah dan jelajahi kota-kota di dalam maupun luar negeri dengan nyaman. Layanan jemput di bandara, rental mobil, kartu akses wisata, sewa speedboard dan ferri, menjadi unggulan di Tranveloka Xperience.

9. Spa dan Kecantikan
Butuh me time dan memanjakan diri, cari dan booking langsung tempat spa dan salon kecantikan favorite di kota kami. 

10. Pelengkap Perjalanan
Sewa Hanbok saat ke Korea, cari kartu SIM ketika di Singapura, sewa kamera sampai layanan penyambutan di bandara internasional kini dalam satu kemudahan di Xperience.

11. Kuliner
Kuliner kini menjadi salah satu daya tarik wisata yang paling banyak dicari. Jangan sampai bingung cari tempat kuliner unik di kota tujuan, dengan Xperience semuanya jadi lebih mudah. 

12. Kursus dan Workshop
Pengin cari alternatif liburan yang mmenambah skill dan wawasan, Xperience juga menyediakan menu kursus dan workshop. Kita bisa daftar kursus atau workshop dengan praktis dan mudah tentunya. 

Xperience dulu, no gagap liburan kemudian! 

Traveloka Xperience benar-benar membuka pikiran saya tentang arti liburan. Bahwa liburan enggak harus pergi jauh ke tempat wisata, dll. Saya dengan satu balita juga masih bisa melakukan aktifitas liburan bersama, seperti ke taman bermain, atau sesekali meninggalkan anak di rumah bersama ayah atau neneknya untuk sekedar nonton bioskop atau pergi ke salon guna perawatan dan rileksasi. Kegiatan tersebut nggak akan memakan banyak waktu, jadi kita nggak perlu cemas meninggalkan anak di rumah.

Ah, begitulah cerita saya tentang 'gagap liburan'. Sekarang nggak perlu cemas kurang piknik, karena Xperience dulu no gagap liburan kemudian!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Bukan Cinderella: Kadang Cinta Tak Bisa Memilih

Masih inget terakhir baca bukunya Mbak Ifa Avianty yaitu dwilogi Facebook on Love yang berhasil mengaduk-aduk  emosi saya pada saat membacanya. Chapter pertama maupun yang kedua dari buku tersebut sama-sama menghadirkan sekelumit drama rumah tangga dengan segala bumbu-bumbunya. Ditambah dengan gaya penuturan mba Ifa yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada tulisannya yang pertama (pertama kali baca tulisan mba Ifa di kumcernya yang berjudul Musim Semi Enggak Lewat Depok).   Nah, kali ini ceritanya saya mau me- review novel Mba Ifa yang judulnya Bukan Cinderella . Novel setebal 215 halaman ini terbitan Noura Books, kalau gak salah dulu namanya penerbit Mizan Media Utama kemudian berganti nama menjadi Noura Books. Buku ini  memberikan catatan rekor bagi pembaca yang agak malas seperti saya, bisa menghatamkan novel ini dalam jangka waktu 3 jam saja.. saking serunya atau emang gak ada kerjaan lain, eh XD (tapi asli novelnya seru :D). ** Bukan Cinderela Apa ...

Sepuluh Muwasofat Tarbiyah

Bismillah... Ahad siang di suatu halaqah, murrabiah saya menyinggung tentang Muwasofat Tarbiyah . Saya sendiri gagal mengingat  apa yang dimaksud oleh murrabiah saya tersebut, padahal di tempat liqo sebelumnya saya pernah menerima materi itu. Duh, dengan menyadari betapa longgarnya ilmu yang mampu saya ikat, semoga duduk melingkar setiap pekan ini  bukan menjadi hal yang tak ada gunanya bagi saya. Jadi teringat kalimat salah satu sahabat Nabi Salallahu ‘alaihi wasalam, Ali bin Abi Thalib. “Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya!” begitu ujarnya. Baiklah, kali ini saya coba berikhtiar dalam belajar. Maka, saya tuliskan materi yang diberikan oleh murrabiah tentang 10 Muwasofat Tarbiyah . Menurut sumber yang saya baca, Muwasofat berasal dari kata wa-sho-fa yang artinya watak atau rupa diri. Sedangkan Tarbiyah secara umum berarti pendidikan. Sedangkan menurut Dr. Ali Abdul Halim Mahmud dalam bukunya yang berjudul Peringkat-Peringkat Tarbiyah Ihwanul Muslimin, menga...

Sekolah di Dalam Hutan

Pencarian Sekolah di Dalam Hutan Siang itu, seusai menggelar aksi penggalangan dana untuk pembangunan masjid Tolikara, Papua, saya dan seorang sahabat meluncur ke tempat tujuan kami selanjutnya. Kami akan mencari ‘sekolah di dalam hutan’. Sebuah pencarian yang sempat gagal pada  perjalanan saya sebelumnya dengan dua orang sahabat yang lain. Saat itu kami tengah mencari lokasi untuk event kegiatan sosial di bidang pendidikan. Namun karena medannya sulit dan kondisi kami pada saat itu cukup kelelahan, maka kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, dan ‘sekolah di dalam hutan’ hanya menjadi sebuah cerita dari mulut ke mulut yang tak mampu kami buktikan benar keberadaanya. Sahabat saya, Teh Ika, selalu antusias ketika menyimak cerita perjalanan kami pada saat itu. Hingga saya dan dia merencanakan sesuatu, bertekad untuk mencari sampai ketemu ‘sekolah di dalam hutan’, sebuah sekolah marginal, yang katanya, akses masuk ke desa tempat sekolah tersebut berada  har...