Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label FLP Karawang

Saya Berhenti Jadi Relawan

Teringat dengan perkataan Ust. Burhan Soddiq pada acara bedah buku yang saya hadiri beberapa bulan yang lalu, jadi penulis itu harus galau, begitu ujarnya. Saya galau ketika melihat muda-mudi pacaran. Galau ketika melihat pemuda muslim yang gak berani menikah. Galau ketika melihat banyak ketidaksesuaian. Pokoknya galau, bikin gejolak ingin membenahi, pengin meluruskan. Media saya, dalam menanggapi kegalauan tersebut, salah satunya ya dengan menuliskannya. Kurang lebih begitu yang bisa saya tangkap dari perkataan ust. Burhan. Bagi Ust. Burhan, menulis adalah salah satu media dakwah. Saya sendiri menyebutnya sebagai salah satu media ‘memberi’. Beberapa tahun terakhir, saya cukup aktif di kegiatan kerelawanan. Berawal dari kepanduan akhwat. Yaitu baris terdepan keamanan para akhwat, meski pada kenyataannya saya tak sekuat srikandi-srikandi shalihah yang keistiqomahannya tak terbantahkan. Selain itu, hobi membaca membangun saya menjadi pribadi yang cenderung suka ‘maksa’ orang lain un...

Aksi Solidaritas Muslim Papua

Masih dalam suasana Idul Fitri, Senin 20 Juli 2015 pusat kota Karawang masih terlihat lengang ditinggal mudik penduduknya yang sebagian besar merupakan pendatang. Namun hal tersebut tak mengurungkan semangat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Karawang menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas muslim Tolikara, Papua, yang masjidnya terbakar tepat di hari raya Iedul Fitri 1436 H, atau bertepatan dengan tanggal 17 Juli 2015.