Langsung ke konten utama

Tips Cerdas Membuat Rencana Finansial Setelah Pensiun

Beberapa hari ini, lini masa media sosial saya diramaikan dengan postingan wajah tua yang dibuat dari sebuah aplikasi. Jadi mikir, bukan hanya bagaimana wajah, tapi juga kondisi lainnya seperti fisik dan keuangan. Memasuki usia 50 tahun ke atas, pastinya kemampuan tubuh sudah tidak seaktif dulu lagi bukan, sehingga sudah banyak yang mulai berpikiran untuk ajukan pensiun dini. Apalagi mereka yang sudah cukup lama bekerja di sebuah instansi, baik itu pemerintah maupun swasta. Namun tentunya ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum ambil pensiun ini, apalagi setelah tidak bekerja nantinya Anda juga tetap harus mencukupi berbagai macam kebutuhan atau tuntutan hidup.

Gambar by kumparan.com

Bahkan bisa dikatakan bahwa kebutuhan hidup setelah pensiun ini nantinya akan lebih banyak, karena kitaa juga sudah tidak bekerja, sehingga sebagian besar waktu nantinya akan digunakan untuk bersenang-senang. Agar selepas pensiun nantinya kehidupan kita tidak suram. Maka berikut ini diantaranya ada beberapa tips mempersiapkannya yang harus diterapkan, yaitu:

  1. Mulailah mendaftarkan diri pada produk tabungan pensiun, ada banyak sekali pilihan tabungan pensiun yang paling menguntungkan untuk kita beli. Tabungan ini seperti sebuah investasi dimana nantinya dana bisa diklaim ketika sudah masuk usia pensiun, dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha atau sekedar mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
  2. Merencanakan keuangan di masa tua, buat rencana secara matang kemana nantinya keuangan kita akan dibawa setelah tidak bekerja lagi, apakah tetap ingin bekerja, namun dengan membuat sebuah usaha atau mungkin mencoba alternatif berinvestasi.
  3. Hitung-hitung juga tanggungan yang mungkin akan banyak dikeluarkan setelah pensiun, seperti diantaranya adalah jika anak masih belum menyelesaikan pendidikannya, sudah pasti tetap ada tanggungan untuk biaya pendidikan mereka bukan. Begitu juga jika seandainya nanti sakit maka harus keluar biaya berobat dan sebagainya.
  4. Gunakan produk asuransi, produk untuk proteksi diri, daftar ke beberapa jenis asuransi yang memang paling penting atau sangat dibutuhkan. Misalnya asuransi untuk keluarga yaitu asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan juga dana pensiun.

Perencanaan yang tepat akan membuat masa tua kita menjadi jauh lebih nyaman. Tinggal duduk santai saja di rumah tanpa harus memikirkan mengenai uang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Bukan Cinderella: Kadang Cinta Tak Bisa Memilih

Masih inget terakhir baca bukunya Mbak Ifa Avianty yaitu dwilogi Facebook on Love yang berhasil mengaduk-aduk  emosi saya pada saat membacanya. Chapter pertama maupun yang kedua dari buku tersebut sama-sama menghadirkan sekelumit drama rumah tangga dengan segala bumbu-bumbunya. Ditambah dengan gaya penuturan mba Ifa yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada tulisannya yang pertama (pertama kali baca tulisan mba Ifa di kumcernya yang berjudul Musim Semi Enggak Lewat Depok).   Nah, kali ini ceritanya saya mau me- review novel Mba Ifa yang judulnya Bukan Cinderella . Novel setebal 215 halaman ini terbitan Noura Books, kalau gak salah dulu namanya penerbit Mizan Media Utama kemudian berganti nama menjadi Noura Books. Buku ini  memberikan catatan rekor bagi pembaca yang agak malas seperti saya, bisa menghatamkan novel ini dalam jangka waktu 3 jam saja.. saking serunya atau emang gak ada kerjaan lain, eh XD (tapi asli novelnya seru :D). ** Bukan Cinderela Apa ...

Sepuluh Muwasofat Tarbiyah

Bismillah... Ahad siang di suatu halaqah, murrabiah saya menyinggung tentang Muwasofat Tarbiyah . Saya sendiri gagal mengingat  apa yang dimaksud oleh murrabiah saya tersebut, padahal di tempat liqo sebelumnya saya pernah menerima materi itu. Duh, dengan menyadari betapa longgarnya ilmu yang mampu saya ikat, semoga duduk melingkar setiap pekan ini  bukan menjadi hal yang tak ada gunanya bagi saya. Jadi teringat kalimat salah satu sahabat Nabi Salallahu ‘alaihi wasalam, Ali bin Abi Thalib. “Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya!” begitu ujarnya. Baiklah, kali ini saya coba berikhtiar dalam belajar. Maka, saya tuliskan materi yang diberikan oleh murrabiah tentang 10 Muwasofat Tarbiyah . Menurut sumber yang saya baca, Muwasofat berasal dari kata wa-sho-fa yang artinya watak atau rupa diri. Sedangkan Tarbiyah secara umum berarti pendidikan. Sedangkan menurut Dr. Ali Abdul Halim Mahmud dalam bukunya yang berjudul Peringkat-Peringkat Tarbiyah Ihwanul Muslimin, menga...

Sekolah di Dalam Hutan

Pencarian Sekolah di Dalam Hutan Siang itu, seusai menggelar aksi penggalangan dana untuk pembangunan masjid Tolikara, Papua, saya dan seorang sahabat meluncur ke tempat tujuan kami selanjutnya. Kami akan mencari ‘sekolah di dalam hutan’. Sebuah pencarian yang sempat gagal pada  perjalanan saya sebelumnya dengan dua orang sahabat yang lain. Saat itu kami tengah mencari lokasi untuk event kegiatan sosial di bidang pendidikan. Namun karena medannya sulit dan kondisi kami pada saat itu cukup kelelahan, maka kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, dan ‘sekolah di dalam hutan’ hanya menjadi sebuah cerita dari mulut ke mulut yang tak mampu kami buktikan benar keberadaanya. Sahabat saya, Teh Ika, selalu antusias ketika menyimak cerita perjalanan kami pada saat itu. Hingga saya dan dia merencanakan sesuatu, bertekad untuk mencari sampai ketemu ‘sekolah di dalam hutan’, sebuah sekolah marginal, yang katanya, akses masuk ke desa tempat sekolah tersebut berada  har...