Langsung ke konten utama

Bukan Hanya Popcorn, Makanan Ini Juga Menjadi Makanan Wajib di Bioskop Seluruh Dunia

Gambar: pixabay.com
Jika mendengar kata ‘bioskop’, secara spontan akan langsung berfikir tentang popcorn gak sih? Kalau saya, yes! Seolah sudah menjadi makanan wajib. Dan popcorn ini memang sudah populer dari zaman dahulu. Bahkan saat kita menonton di rumah pun, popcorn menjadi pilihan pertama.

Selain kudapan, kualitas tv tentunya juga dapat menambah kepuasan menonton. Teknologi Panasonic Hexa Chroma Drive dapat membuat warna gambar tv terlihat nyata dan jelas. Jika ingin membelinya, coba deh kunjungi http://panasonictv.id/hexachroma.

Nah, kembali lagi ke makanan bioskop. Ternyata di seluruh dunia, makanan wajib di bioskop berbeda-beda, lho. Mau tau apa saja itu? Simak daftar berikut ini.

Permen
Jika di Amerika makanan wajibnya adalah popcorn, lain halnya di Finlandia. Makanan wajib bioskop di Finlandia adalah permen. Biasanya permennya adalah permen jeli rasa buah-buahan. Tidak hanya itu, tetapi berbagai macam permen disantap saat menonton bioskop di Finlandia. Mungkin kita dapat mencobanya bila menonton film di rumah.
Gambar: bienvenue.wordpress.com
Samosas
Nah, di India, makanan terfavorit masyarakatnya adalah samosas. Samosas atau somsa adalah pastri goreng berbentuk segitiga. Isinya kentang rebus dengan bumbu rempah-rempah kemudian dicampur kacang kapri, bawang bombay, dan daun ketumbar. Tidak heran, di bioskop juga menyuguhkan samosas. Jika malas keluar rumah, kita dapat membuat samosas dan menyantapnya saat menonton film.
Gambar: www.cilantroandcitronella.com
Iriko
Jepang terkenal dengan seafood-nya yang beragam. Makanya makanan yang dibawa ke bioskop juga berbau masakan laut. Saat menonton bioskop, makanan wajib di Jepang adalah Iriko atau ikan teri asin yang dikeringkan.


Tostilocos
Makanan yang satu ini dari Meksiko. Terbuat dari tortilla chips dengan saus panas, bengkuang, air perasan jeruk nipis, mentimun, dan kacang tanah. Makanan ini sudah umum di Meksiko sebagai jajanan tradisional untuk menonton bioskop atau di stadion.
Gambar: pinterest
Bakso Goreng
Bakso Goreng yang dibalut dengan roti prata ini menjadi makanan wajib disantap saat di bioskop. Makanan ini adalah makanan khas negara Israel. Dengan campuran bakso goreng, buncis, mentimun, dan tomat dapat membuat kenyang pastinya.

Souvlaki
Sate kambing khas Yunani ini menjadi teman saat menonton bioskop. Tampilan souvlaki ini sama seperti sate. Potongan daging kambing ditusuk dengan tusuk sate dan kemudian dibakar. Wah, enak ya, menonton bioskop sambil makan sate.

Nah, itulah beberapa makanan khas dan wajib di bioskop seluruh dunia. Menarik bukan? Kita tentu dapat mencobanya di rumah dan rasakan menonton film dengan makanan-makanan wajib bioskop dunia.

Komentar

  1. anak-anak juga pasti begitu, kalo nonton pasti minta beli popcorn, ga harus pas nonton bioskop sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas nonton di rumah juga ya mba?

      Hapus
    2. Terima kasih sudah mampir dan membaca, Bu Mild :)

      Hapus
  2. Mungkin karena praktis, ringan dan tidak mengotori seperti saus atau makanan lembek kali ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul seperti itu Mba Wita.
      Terima kasih sudah mampir dan membaca :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Bukan Cinderella: Kadang Cinta Tak Bisa Memilih

Masih inget terakhir baca bukunya Mbak Ifa Avianty yaitu dwilogi Facebook on Love yang berhasil mengaduk-aduk  emosi saya pada saat membacanya. Chapter pertama maupun yang kedua dari buku tersebut sama-sama menghadirkan sekelumit drama rumah tangga dengan segala bumbu-bumbunya. Ditambah dengan gaya penuturan mba Ifa yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada tulisannya yang pertama (pertama kali baca tulisan mba Ifa di kumcernya yang berjudul Musim Semi Enggak Lewat Depok).   Nah, kali ini ceritanya saya mau me- review novel Mba Ifa yang judulnya Bukan Cinderella . Novel setebal 215 halaman ini terbitan Noura Books, kalau gak salah dulu namanya penerbit Mizan Media Utama kemudian berganti nama menjadi Noura Books. Buku ini  memberikan catatan rekor bagi pembaca yang agak malas seperti saya, bisa menghatamkan novel ini dalam jangka waktu 3 jam saja.. saking serunya atau emang gak ada kerjaan lain, eh XD (tapi asli novelnya seru :D). ** Bukan Cinderela Apa ...

Resensi Novel Rengganis Altitude 3088

Rengganis, Novel  Tentang Pendakian Judul Buku: Rengganis Altitude 3088 Penulis: Azzura Dayana Penerbit: Indiva Media Kreasi Tahun Terbit: Agustus 2014, Cetakan Pertama Jumlah Halaman: 232 Hal ISBN: 978-602-1614-26-6 Cover Novel Rengganis Dia baru saja menyelinap keluar. Terbangun oleh gemerisik angin yang menabrak-nabrak tenda. Dua lapis jaket membungkus tubuhnya. Satu jaket polar dan satu jaket parka gunung. Tak ada seorang manusia lain pun yang terlihat. Seluruh penghuni kerajaan sang dewi telah tertidur. Pandangannya lurus ke depan. Kemudian, tiba-tiba saja tatapannya berubah menjadi tajam. Sangat tajam. Menatap lekat sesuatu. Atau lebih dari satu. Perlahan-lahan dia berjalan meninggalkan tenda. Meninggalkan teman-temannya yang tidur di dalam tenda. Menjejaki rerumputan basah dalam langkah-langkah pasti. Dermaga itu tujuannya. Mendekati tarikan magnet bercahaya. Memanggil-manggilnya dengan suara tak biasa. Rengganis, pentas apa sebenarnya yang tengah dilang...

5 Penghargaan yang Didapatkan oleh Banyuwangi

Berita Jatim terkini, pemerintahan kabupaten Banyuwangi baru saja mendapatkan penghargaan tahun ini. Penghargaan yang didapatkan berupa anugerah wisata Jawa Timur karena Banyuwangi merupakan daerah yang mengembangkan sektor wisata yang juga memiliki kepedulian dan memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam mengembangkan sektor tersebut. Bukan hanya penghargaan itu saja, Banyuwangi juga mendapatkan empat penghargaan lain. Penghargaan pertama diberikan kepada desa Kemiren, kecamatan Glagah, kabupaten Banyuwangi. Desa ini mendapatkan penghargaan desa terbaik yang menjadi daya tarik wisata dan juga budaya. Penghargaan tersebut diserahkan pada saat akhir acara East Java Culture and Tourism Award tahun 2019. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Khofifah Indar Parawansa yang merupakan gubernur Jawa Timur. Acara ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh pemerintahan provinsi Jatim dengan melalu dinas kebudayaan dan pariwisata. Acara ini berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2...