Langsung ke konten utama

Semangat Pahlawan, Semangat Pembelajar

Mengutip kata-kataAnis Matta, bahwa semangat kepahlawanan dan kekuatan cinta adalah sumber energi yang mendorong kita untuk terus menerus memberi, untuk berkontribusi tanpa henti dalam menciptakan taman kehidupan yang indah.

Dalam kehidupan sehari-hari, semangat kepahlawanan tercermin dalam diri seorang ibu, sebab hal tersebutlah yang mendorong ia tak pernah lelah memberi sesuatu kepada buah hatinya, berupa cinta dan kasih sayang. Sejalan dengan hal tersebut, seorangibu sudah seharusnya menambah kapasitas dirinya, baik berupa kemampuan dalam melakukan pekerjaan rumah maupun ilmu pengetahuan lainnya, sebab ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya.

Sedangkan jiwa kepahlawanan dan cinta seorang ayah mendorong ia untuk melakukan yang terbaik untuk keluarganya. Menyiapkan diri  agar ia menjadi orang yang menpunyai nilai demi mengemban amanat memberi nafkah pada keluarga.

Seorang guru juga demikian, ia harus senantiasa terus belajar agar bisa memberi/mengajar murid-muridnya.
Bahwa semangat memberi berbanding lurus dengan kemampuan kita untuk memberi.

Hal tersebut berlaku bagi semua orang yang mempunyai semangat kepahlawanan dan cinta, bahwa ia harus terus belajar, sebab pepatah Arab mengatakan bahwa mereka yang tak punya apa-apa, takan bisa memberikan apa-apa, bukan?

Selamat hari pahlawan, selamat belajar.
Selamat Semangat! :)

Lina Astuti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Bukan Cinderella: Kadang Cinta Tak Bisa Memilih

Masih inget terakhir baca bukunya Mbak Ifa Avianty yaitu dwilogi Facebook on Love yang berhasil mengaduk-aduk  emosi saya pada saat membacanya. Chapter pertama maupun yang kedua dari buku tersebut sama-sama menghadirkan sekelumit drama rumah tangga dengan segala bumbu-bumbunya. Ditambah dengan gaya penuturan mba Ifa yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada tulisannya yang pertama (pertama kali baca tulisan mba Ifa di kumcernya yang berjudul Musim Semi Enggak Lewat Depok).   Nah, kali ini ceritanya saya mau me- review novel Mba Ifa yang judulnya Bukan Cinderella . Novel setebal 215 halaman ini terbitan Noura Books, kalau gak salah dulu namanya penerbit Mizan Media Utama kemudian berganti nama menjadi Noura Books. Buku ini  memberikan catatan rekor bagi pembaca yang agak malas seperti saya, bisa menghatamkan novel ini dalam jangka waktu 3 jam saja.. saking serunya atau emang gak ada kerjaan lain, eh XD (tapi asli novelnya seru :D). ** Bukan Cinderela Apa ...

Resensi Novel Rengganis Altitude 3088

Rengganis, Novel  Tentang Pendakian Judul Buku: Rengganis Altitude 3088 Penulis: Azzura Dayana Penerbit: Indiva Media Kreasi Tahun Terbit: Agustus 2014, Cetakan Pertama Jumlah Halaman: 232 Hal ISBN: 978-602-1614-26-6 Cover Novel Rengganis Dia baru saja menyelinap keluar. Terbangun oleh gemerisik angin yang menabrak-nabrak tenda. Dua lapis jaket membungkus tubuhnya. Satu jaket polar dan satu jaket parka gunung. Tak ada seorang manusia lain pun yang terlihat. Seluruh penghuni kerajaan sang dewi telah tertidur. Pandangannya lurus ke depan. Kemudian, tiba-tiba saja tatapannya berubah menjadi tajam. Sangat tajam. Menatap lekat sesuatu. Atau lebih dari satu. Perlahan-lahan dia berjalan meninggalkan tenda. Meninggalkan teman-temannya yang tidur di dalam tenda. Menjejaki rerumputan basah dalam langkah-langkah pasti. Dermaga itu tujuannya. Mendekati tarikan magnet bercahaya. Memanggil-manggilnya dengan suara tak biasa. Rengganis, pentas apa sebenarnya yang tengah dilang...

5 Penghargaan yang Didapatkan oleh Banyuwangi

Berita Jatim terkini, pemerintahan kabupaten Banyuwangi baru saja mendapatkan penghargaan tahun ini. Penghargaan yang didapatkan berupa anugerah wisata Jawa Timur karena Banyuwangi merupakan daerah yang mengembangkan sektor wisata yang juga memiliki kepedulian dan memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam mengembangkan sektor tersebut. Bukan hanya penghargaan itu saja, Banyuwangi juga mendapatkan empat penghargaan lain. Penghargaan pertama diberikan kepada desa Kemiren, kecamatan Glagah, kabupaten Banyuwangi. Desa ini mendapatkan penghargaan desa terbaik yang menjadi daya tarik wisata dan juga budaya. Penghargaan tersebut diserahkan pada saat akhir acara East Java Culture and Tourism Award tahun 2019. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Khofifah Indar Parawansa yang merupakan gubernur Jawa Timur. Acara ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh pemerintahan provinsi Jatim dengan melalu dinas kebudayaan dan pariwisata. Acara ini berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2...