Langsung ke konten utama

9 Ide Kado Ulang Tahun untuk si Kecil

Menentukan hadiah untuk ulang tahun anak harus diakui gampang-gampang susah, terlebih jika si kecil belum bisa menyebutkan apa yang ia inginkan. Namun jangan khawatir, artikel ini mengulas beberapa ide kado menarik untuk hari jadi si buah hati.


Mainan
Mainan merupakan ide kado untuk ulang tahun anak yang terbilang paling mudah. Selain dijamin mereka sukai, mainan juga tersedia dalam banyak pilihan. Untuk anak laki-laki, kita bisa membelikannya robot-robotan, mobil-mobilan, satu set kereta api, atau pesawat remot kontrol. Sementara untuk anak perempuan, kita bisa menghadiahi boneka barbie lengkap dengan segala aksesorisnya, seperti mesin jahit dan baju.


Sepeda
Anak kecil terkenal suka bereksplorasi. Maka dari itu, sepeda bisa menjadi pilihan tepat untuk dijadikan kado ulang tahun mereka. Selain itu, sepeda juga bisa membuat si kecil lebih sehat dan aktif.

Karpet Karakter
Karpet karakter juga bisa menjadi opsi menarik bagi  yang masih kebingungan memilih kado ulang tahun anak. Selain nyaman digunakan, karpet karakter juga bisa mempercantik dekorasi kamar mereka. Bahkan, kini karpet tersebut tersedia dalam banyak pilihan karakter, ada yang bermotif superhero, juga tokoh-tokoh kartun lucu terkemuka seperti Hello Kitty, Spongebob, Mickey Mouse, Frozen, dan lain sebagainya.

Alat Musik
Jika si Anak menunjukkan minat besar terhadap musik, maka tidak ada salahnya menghadiahi mereka alat musim seperti gitar, ukulele, harmonica, piano, drum, dan lain sebagainya. Di samping itu, alat musik dapat membantu meningkatkan daya ingat, menumbuhkan kreativitas, melatih konsentrasi, serta membangun rasa kepercayadirian si kecil. Bahkan, beberapa studi menyebut bahwa ada korelasi antara prestasi akademis dengan anak-anak yang terpapar musik.

Peralatan Olahraga
Kado peralatan olahraga cocok untuk kita hadiahkan bagi Anak yang super aktif, sehingga energinya akan terkuras dengan cara yang positif dan menyehatkan.

Buku
Buku merupakan hadiah yang menyenangkan sekaligus edukatif, mengasah kecerdasan motorik, mempertajam kreatifitas dan imajinasi si anak. Kita bisa menghadiahinya buku cerita, buku mewarnai, buku stiker, atau buku menggunting dan menempel.

Alat Lukis
Menggambar atau sekedar mencorat-coret adalah salah satu kegiatan yang paling disukai anak-anak. Maka dari itu, alat lukis cukup menarik untuk dijadikan kado ulang tahun si kecil. Simpel, dan pasti mereka gunakan. Selain itu, aktivitas menggambar juga diyakini bisa melatih kemampuan imajinasi serta kreativitas anak, juga mengenalkan mereka pada warna, bentuk, dan komposisi. Kita bisa memberinya alat lukis lengkap, mulai dari kanvas, cat air, set krayo, spidol, dan lain sebagainya.

Lego
Boleh dibilang Lego merupakan salah satu permainan yang disukai oleh anak segala usia. Menariknya, Lego juga tersedia dalam berbagaim macam jenis, model, yang bisa disesuaikan dengan usia si kecil. Bermain Lego pun memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan keterampilan spasial, melatih koordinasi antara tangan dan mata, mengasah kreatifitas serta kemampuan anak dalam memecahkan sebuah persoalan. Terlebih, Lego juga bisa dimainkan secara bersama oleh anak dan orangtuanya.

Pakaian
Meski terkesan umum, namun pakaian tetap bisa menjadi kado ulang tahun menarik bagi anak. Pastikan kita membeli pakaian dengan model atau motif yang belum ia miliki, dan usahakan mecari baju atau pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman, seperti bahan katun yang mampu menyerap keringat dengan baik serta tidak panas meski digunakan dalam waktu yang lama. Belum lagi, pakaian banyak tersedia di toko-toko online, sehingga kita tidak perlu repot-repot pergi keluar rumah untuk mendapatkannya.

Itu dia 9 ide kado untuk si kecil. Namun jangan lupakan hal penting yang harus kita perhatikan saat membeli kado untuk si kecil yaitu manfaatnya dan tentu sesuai dengan usia si kecil. Semoga bermanfaat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Novel Bukan Cinderella: Kadang Cinta Tak Bisa Memilih

Masih inget terakhir baca bukunya Mbak Ifa Avianty yaitu dwilogi Facebook on Love yang berhasil mengaduk-aduk  emosi saya pada saat membacanya. Chapter pertama maupun yang kedua dari buku tersebut sama-sama menghadirkan sekelumit drama rumah tangga dengan segala bumbu-bumbunya. Ditambah dengan gaya penuturan mba Ifa yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada tulisannya yang pertama (pertama kali baca tulisan mba Ifa di kumcernya yang berjudul Musim Semi Enggak Lewat Depok).   Nah, kali ini ceritanya saya mau me- review novel Mba Ifa yang judulnya Bukan Cinderella . Novel setebal 215 halaman ini terbitan Noura Books, kalau gak salah dulu namanya penerbit Mizan Media Utama kemudian berganti nama menjadi Noura Books. Buku ini  memberikan catatan rekor bagi pembaca yang agak malas seperti saya, bisa menghatamkan novel ini dalam jangka waktu 3 jam saja.. saking serunya atau emang gak ada kerjaan lain, eh XD (tapi asli novelnya seru :D). ** Bukan Cinderela Apa ...

Sepuluh Muwasofat Tarbiyah

Bismillah... Ahad siang di suatu halaqah, murrabiah saya menyinggung tentang Muwasofat Tarbiyah . Saya sendiri gagal mengingat  apa yang dimaksud oleh murrabiah saya tersebut, padahal di tempat liqo sebelumnya saya pernah menerima materi itu. Duh, dengan menyadari betapa longgarnya ilmu yang mampu saya ikat, semoga duduk melingkar setiap pekan ini  bukan menjadi hal yang tak ada gunanya bagi saya. Jadi teringat kalimat salah satu sahabat Nabi Salallahu ‘alaihi wasalam, Ali bin Abi Thalib. “Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya!” begitu ujarnya. Baiklah, kali ini saya coba berikhtiar dalam belajar. Maka, saya tuliskan materi yang diberikan oleh murrabiah tentang 10 Muwasofat Tarbiyah . Menurut sumber yang saya baca, Muwasofat berasal dari kata wa-sho-fa yang artinya watak atau rupa diri. Sedangkan Tarbiyah secara umum berarti pendidikan. Sedangkan menurut Dr. Ali Abdul Halim Mahmud dalam bukunya yang berjudul Peringkat-Peringkat Tarbiyah Ihwanul Muslimin, menga...

Sekolah di Dalam Hutan

Pencarian Sekolah di Dalam Hutan Siang itu, seusai menggelar aksi penggalangan dana untuk pembangunan masjid Tolikara, Papua, saya dan seorang sahabat meluncur ke tempat tujuan kami selanjutnya. Kami akan mencari ‘sekolah di dalam hutan’. Sebuah pencarian yang sempat gagal pada  perjalanan saya sebelumnya dengan dua orang sahabat yang lain. Saat itu kami tengah mencari lokasi untuk event kegiatan sosial di bidang pendidikan. Namun karena medannya sulit dan kondisi kami pada saat itu cukup kelelahan, maka kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, dan ‘sekolah di dalam hutan’ hanya menjadi sebuah cerita dari mulut ke mulut yang tak mampu kami buktikan benar keberadaanya. Sahabat saya, Teh Ika, selalu antusias ketika menyimak cerita perjalanan kami pada saat itu. Hingga saya dan dia merencanakan sesuatu, bertekad untuk mencari sampai ketemu ‘sekolah di dalam hutan’, sebuah sekolah marginal, yang katanya, akses masuk ke desa tempat sekolah tersebut berada  har...