Langsung ke konten utama

Postingan

Pelatihan Managemen Ritel bagi UMKM di Karawang

Pelatihan Managemen Ritel oleh Alfamart (Foto: Dian Blogger karawang) Pernah kepikiran gak sih, di zaman sekarang ini kehadiran minimarket seperti si merah dan si biru sudah menjadi teman setia bagi masyarakat kita? Setia yang saya maksud di sini adalah setiap tikungan ada. Hehe.. Pertanyaannya adalah dengan menjamurnya minimarket tersebut apakah dapat berakibat mematikan warung kecil di sekitarnya? Padahal membuka usaha warung ritel atau eceran merupakan salah satu pilihan bagi yang ingin memulai usaha dengan modal yang tidak terlalu besar. Pertanyaan tersebut seolah terjawab saat saya berkesempatan mengikuti kegiatan pelatihan managemen ritel untuk pedagang kecil – UMKM, yang diselenggarakan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk, bertempat di salah satu kantor cabangnya di Karawang, Senin (20/11/2017). Sekitar 30 orang pedagang warung kelontong hadir di kantor Alfamart untuk mengikuti kegiatan tersebut. Acara dimulai sekitar pukul 10:00 dan dibuka oleh Bu Elisa ...

Lewat Radio

Lewat radio Aku sampaikan Kerinduan yang lama terpendam (Radio, Sheila on 7) Image: IG @ferialtabur Jadi ceritanya hari Minggu kemarin earphone punya suami ketinggalan di kamar. Bagai nemu barang berharga banget gitu, secara saya gak punya. Hohoho. Earphone bawaan dari hp raib entah kemana. Jadilah malam ini memanfaatkannya untuk dengerin radio lewat hp. Pada tahu kan kalau dengerin radio lewat hp harus pakai earphone yang berfungsi sebagai antenanya. Kecuali streaming kali ya, tapi kan mayan pake pulsa. Sambil nungguin baby Denji yang lagi bobo ganteng, saya setel radio dengan volume sayup-sayup. Stasiun radio yang otomatis tertangkap cuman 3 biji, dan saya langsung tahu ketiga stasiun radio tersebut: Lazuar FM, FB FM, ADS legeg sunda gaya menak. Yang terakhir radio legendaris di Cikampek yang banyak mengangkat budaya sunda. Ketiganya merupakan radio-radio yang cukup besar di kota saya, mangkanya jangkauan siarannya juga lumayan jauh dan suaranya bening. Cling! ...

Meredakan Batuk dan Pilek pada Bayi dengan Cara Tradisional

Beberapa waktu lalu saat baby Denji belum genap berusia 3 bulan, ia terserang bapil alias batuk dan pilek. Emang saat itu di rumah lagi pada batuk; bibinya Denji, kakak-kakak sepupunya yang dititipin di rumah saat umminya ngajar juga lagi batuk. Karena daya tahan tubuh bayi belum seoptimal orang dewasa, akhirnya Denji tertular bapil juga. Mau gimana lagi, emaknya emang kurang tegas menjaga Denji dari jangkauan yang lagi pada bapil. Bawelnya kurang maksimal kali ya, hohoho... Apalagi yang namanya virus bapil bisa ditularkan lewat udara, darat, dan laut. Eh XD Awalnya sempat panik saat lihat Denji kebangun dari tidurnya gegara batuk, dilanjut bersin-bersin, dan ada sedikit lendir mengalir dari hidungnya. Secara ini bapil pertama yang dialami Denji. Di dunia ini ibu mana coba yang tega lihat anaknya sakit? Huhuhu.. #drama Tapi akhirnya ngerti juga, walaupun statusnya sebagai orang tua baru harusnya saya jangan panikan. Kalau anak sakit segera berikan pertolongan pertama. Jangan ...

Merencanakan Mimpi dan Menabung Untung Bersama SOBATKU

Hai, halo... Bulan ini anak saya, Denji, usianya sudah 3 bulan. Saya sudah mulai bisa menyesuaikan diri dengan aktifitas ibu rumah tangga; bejibaku dengan kerjaan rumah, nyuci, nyapu, ngepel, momong, ke tukang sayur, masak, dan pekerjaan ala ibu rumah tangga lainnya yang kalau dipikir-pikir ternyata gak ada habisnya dari pagi sampai malam. Penyesuaian jadwal harian pasca melahirkan ini tentu tak mudah bagi saya, karena sebelumnya saya adalah wanita bekerja yang sepanjang hari berada di luar rumah. Biasa jadwal nyuci-nyetrika seminggu sekali, setelah lahiran jadi tiap hari. Pas kerja masih bisa mampir sana mampir sini, sekarang plek tumplek di rumah aja berduaan sama dede bayi. Satu lagi yang perlu penyesuaian adalah soal duit. Karena biasanya punya gaji sendiri, sekarang tergantung dengan pemberian suami. Memang setelah punya anak, saya dengan dukungan suami tentunya, memutuskan untuk tidak bekerja di luar rumah alias jadi fullmom . Karena penyesuaian-penyesuaian tersebutlah, s...

Berburu Oleh-Oleh di Singapura, Ini yang Bisa Kamu Bawa Pulang ke Indonesia

Salah satu hal yang identik dengan liburan adalah oleh-oleh. Meski bukan hal yang wajib, tapi kalau kata orang sunda mah oleh-oleh  sokan jadi arep-arepeun   nu di imah (jadi hal yang ditunggu-tunggu orang rumah)   dan   rasanya sayang kalau tidak membawa oleh-oleh khas dari suatu negara seperti Singapura. T-shirt I Love Singapure Sumber gambar: bacaterus.com Bingung mau bawa apa dari Singapura? Gantungan kunci atau t-shirt rasanya sudah biasa! Beberapa pilihan berikut ini mungkin bisa jadi ide berburu oleh-oleh nanti. Sumber: singaporetales.co.uk Keramik Yang satu ini oleh-oleh untuk diri sendiri, bisa dipajang di rumah sebagai tanda sudah pernah pergi ke Singapura . Keramik di Singapura sudah lama terkenal dengan kualitasnya yang bagus, dengan motif yang paling banyak dicari adalah gambar Merlion yang menjadi simbol Singapura. Bak Kwa (sumber: detik.com) Bak Kwa Makanan ini sejenis dendeng daging, dengan rasa yang unik dan pastinya lezat. Da...

Ibu RT Ngomongin Politik: Tentang Beragam Pemahaman Mengenai Politik Saat Ini

Politik, foto: cameotv.com Kalau ditanya, ibu rumah tangga boleh gak sih ngomogin soal politik? Tentu jawabannya boleh-boleh saja dong. Dari pada ngomongin tetangga sebelah atau ngebahas isu berakhirnya rumah tangga artis alias ngegosip. Karena berita politik kini telah menjadi topik yang dibicarakan oleh segala lini masyarakat, mulai dari kalangan bawah, menengah sampai ke kalangan elit masyarakat. Berita politik memang tidak akan pernah habis untuk dibahas dan menjadi topik yang hangat diberikan setiap harinya, karena memang bangsa kita sangat lekat dengan kehidupan politiknya. Sebut saja dengan banyaknya parpol atau partai politik yang memiliki visi  dan misinya masing- masing, di mana masyarakat dengan bebas dapat memilih partai politik mana yang dapat mempejuangkan hak-haknya sebagai warga negara. Pemberitaan politik yang simpang siur bahkan dikaitkan dengan agama ataupun ras, merupakan topik yang sedang hangat dibicarakan, namun alangkah lebih bijak jika kita tidak t...

[Catatan Persalinan] Mengapa Harus Induksi?

Persalinan normal dan tanpa masalah, tentu menjadi idaman para wanita di dunia ini. Segala macam cara dilakukan, mulai dari menjaga pola makan, istirahat yang cukup, pemenuhan nutrisi, dll, dilakukan sebelum persalinan tersebut. Tak terkecuali bagi saya, saya berpatokan kepada mamah yang melahirkan kelima anaknya dengan normal. Namun harapan itu kandas saat kehamilan saya sudah melewati 40 minggu tetapi tanda-tanda akan melahirkan belum juga datang. Bayi dalam kandungan saya sudah melewati usia kehamilan yang seharusnya. Ketika medis menyatakan saya harus mengeluarkan bayi sesegera mungkin, dan induksi menjadi salah satu pilihannya. Namun hati kecil saya masih tak percaya, mengapa harus induksi? Tak bisakah menunggu sebentar saja sampai saya merasakan mulas dan menjalani persalinan tanpa bantuan obat rangsangan tersebut? Meskipun dengan induksi saya masih bisa melahirkan normal (pervaginaan), bukan operasi. Baca juga:  Welcome, Den Junior! Cek kandungan Sepulang dari bid...