Langsung ke konten utama

Postingan

LG Mobile, Si Mesin Bandel yang Tetap Jadi Pilihan

SAYA adalah salah satu orang yang jarang gonta-ganti gedget . Gak kayak orang-orang kebanyakan yang suka update gadgetnya sesuai dengan perkembangan zaman. Saya ganti gedget kalau emang sudah enggak bisa digunakan dengan baik alias rusak. Terakhir bertahan dengan android LG E300 second hasil barteran dengan kamera pocket Samsung sama si Adek dari tahun 2013. Itu pertama kali saya menggunakan LG mobile. Bisa dibilang semejak itulah saya mulai jatuh cinta dengan merk handphone asal Korea tersebut. Bagi saya LG E300 sudah cukup memfasilitasi dalam hal berkomunikasi. Hanya saja karena RAM-nya cuman 384 MB, membuat saya membatasi dalam hal aplikasi. Untuk medsos saya hanya memakai mini browser , whatsapp , dan instagram . Ada cerita lucu ketika saya menggunakan HP merek LG. Beberapa anak murid saya bertanya dengan polosnya, “HP Bu Lina mereknya LG. Kulkas dong, Bu?” hehehe.. Memang di lingkungan saya jarang ada yang menggunakan LG mobile. Jadi anak-anak tahunya merek LG ya kul...

Pendakian Gunung Gede 2958 mdpl

Hal yang saya nanti-nanti di akhir tahun 2015 adalah terealisasinya pendakian Gunung Gede 2958 mdpl. Ini merupakan gunung ke-3 yang saya daki setelah  Merbabu dan Guntur . Bagi pendaki pemula seperti saya yang mengaku jatuh cinta dengan gunung pada pandangan pertama, tentu gunung Gede dengan Alun-alun Surya Kenca-nya menjadi salah satu tempat yang pengin banget saya singgahi. Rencana awal, saya akan mendaki gunung Gede pada 13 Desember   dengan rombongan Backpacker Karawang. Namun karena sesuatu hal dan tentunya belum berjodoh menyambangi   hutan basah taman nasional gunung Gede pada tanggal tersebut, akhirnya pendakian harus mundur ke tanggal 24 masih di bulan yang sama namun dengan rombongan yang berbeda. Awalnya agak ragu, karena ini kali pertama pendakian tanpa salah satu pun personil ‘peri gigi’ (relawan Aku Berdonasi Karawang), karena pendakian sebelumnya saya selalu bersama mereka. Hingga akhirnya bulat tekad saya untuk mendaki, itu juga karena   Ari yan...

Kopdar ke-4 Backpacker Karawang

Karawang - Backpacker Karawang (BPK), menggelar kopi darat (kopdar) ke-4 pada Minggu pagi (10/01) di Lapang Karang Pawitan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kopdar BPK juga membahas agenda trip berikutnya. Kegiatan ini  diadakan setiap satu bulan sekali di samping kegiatan intinya yaitu trip ke tempat wisata di Karawang yang dijadwalkan sebulan sekali, serta trip keluar daerah setiap dua bulan sekali.  Ketua BKP, Syafroni Agustik, mengatakan bahwa mulai tahun 2016, agar lebih menarik, kegiatan kopdar akan dibuat berbeda dengan kopdar sebelumnya, yaitu setiap kopdar akan menyajikan tema yang berbeda. Seperti kopdar bulan Januari yang mengambil tema: tahun 1990-an. Kopdar BPK dengan tema tahun 1990-an menghadirkan Agung Saputra, seorang pecinta seni budaya Sunda dan mainan tradisional. Bersama pengurus yang lainnya, Agung kembali mengingatkan peserta kopdar dengan permainan-permainan tradisional yang dulu biasa dimainkan oleh anak-anak tahun 90-an. Permainan yang dim...

[Puisi] Matahari Kepada Angin

1 kita saling mengintip di daring itu saling mengoreksi, mengenang kembali,  tertawa sendiri, agak menyesali,  namun membanggai. kita saling menatap dalam diam tidak sanggup mengkhianati,  tetap menjaga, menahan hasrat, dan yakin pada pilihan kini. kita saling membangun benteng  dengan fondasi kepercayaan tidak sanggup berpaling,  tetap menanti nanar, berasa ada namun tiada, dan terserang amnesia dini. mencoba mengingat lagi. 2 aku menahan segala derita pengasingan bukan berarti awal segala kekalahan. sebab kebahagiaan yang aku minta telah menanti di puncak paling purna. puncak di mana segala sendi kerinduan bercumbu dalam sau tirakat perjamuan. perjamuan singkat di gigir senja yang pucat.

Tentang Sebuah Pinta

BismIllah.. Pada saat seorang anak meminta uang kepada orang tua, hal apa yang pertama kali orang tua itu akan lakukan? Jawabannya adalah bertanya. Ya, "Uang untuk apa, nak?" Begitu kira-kira pertanyaannya. Begitupun dengan pinta-pinta kita pada Allah. Pada waktu do'a itu dipanjatkan, minta jodoh suami yang shaleh misalnya, seketika, Ia Sang penga bul segala pinta bertanya -- suami yang shaleh itu untuk apa? Namun, kita seakan tak pernah sadar bahwa kita tengah ditanya akan permintaan kita tersebut. Melalui pertanyaan itu, Allah maha tahu kapan Ia mengabulkan doa. Seperti doanya bapak para Nabi, Ibrahim a.s. Dalam sepenggal doa ia bermunajat pada Allah, meminta agar diberikannya seorang keturunan dari bangsanya sendiri seorang nabi yang bisa menyelamatkan kaumnya. Rentang ribuan tahun jaraknya, doa itu baru Allah kabulkan, lahirlah seorang Rasul penutup para nabi, Rasulullah salallahu alaihi wasallam sebagai pemberi syafaat kaumnya kelak di akhirat, i...

Memiliki dan Kehilangan

Bismillah.. Entah, akhir-akhir ini saya sering merasa takut kehilangan. Padahal, pada hakikatnya saya hanya manusia, yang tak pernah benar-benar memiliki. Semua hanya titipan, saya sadar akan hal itu. Mungkin, jika pun bisa memilih, saya ingin dititipi lebih lama. Meski seringnya tak luput dari lupa, lupa untuk menjaga apa yang telah dititipkan. Hingga sadar semuanya begitu berharga, saat segalanya telah hilang, diambil oleh yang Menitipkan.  "Apa karena saya terlanjur 'jatuh' kepada 'hal' yang tak semestinya?" Doushite kimi ga naku no mada boku mo naite inai noni Mengapa kau menangis? Padahal aku masih belum menangis Jibun yori kanashi mukara tsurai no ga dotchi ka wakaranaku naru yo Betapa menyedihkannya aku, aku bahkan tak tahu apa yang salah dengan diriku Garakuta datta hazu no kyou ga futari nara takara mono ni naru Hari ini akan menjadi harta karun berharga bagi kita berdua Soba ni itai yo kimi no tameni dekiru koto ga boku ni aru...

Main Air di Pantai Samudera Baru

Di Karawang emang ada pantai? Pertanyaan itu terlontar dari beberapa teman ketika saya cerita tentang tempat-tempat wisata apa saja yang bisa dikunjungi di kota Pangkal Perjuangan ini. Walaupun, saya yang seumur-umur tinggal di Karawang, baru kesampean berkunjung ke salah satu pantainya pada bulan April tahun ini. Hahaha... maklum, sebelumnya tempat jalan-jalan saya hanya sekitaran mall dan tempat shoping lainnya XD Nah, kalau sekarang masih ada yang nanya emang di Karawang ada pantai? Maka saya akan nyuruh orang yang nanya itu buat buka peta (galak amatan :P). Setelah buka peta, baru sadar kan kalau Karawang adalah salah satu daerah di Jawa Barat yang berada di Pantai Utara, yang akrab kita sebut dengan julukan Pantura . Bagian utara Kabupaten Karawang berbatasan langsung dengan Laut Jawa , yang jika kamu berenang sekitar empat puluh derajat dari bibir pantai ke arah laut sejauh 50.000.000 km, maka kamu akan sampai di salah satu pantai di pulau Kalimantan XD (iya sih kalau ku...